Sawo ( Manilkara Zapote)

Apa yang terlintas ketika mendengar sawo matang? Ini bukan tentang kulit orang Indonesia yang sering dibilang sawo matang ya pemirsa, tentunya yang terbayang adalah rasa manis buahnya.

Tuhan memberikan keberkahan pada pohon buah ini, Pohon sawo termasuk pohon buah yang berumur panjang. Baiklah mari kita bicara tentang buah ini. 

Tanaman ini diperkirakan berasal dari Amerika tropis seperti Guatemala, Meksiko, dan Hindia Barat- dan di Jawa, tumbuhan ini banyak ditemukan tumbuh di dataran rendah. Para penjajah bangsa Spanyol membawanya dari Meksiko ke Filipina, hingga menyebar ke Indonesia.

Dari sekian banyak nama itu, Sawo manila sangat populer di Asia Tenggara. Wilayah ini adalah produsen terbesar sekaligus konsumen utama buah  di dunia.

Sawo manila banyak ditanam di daerah dataran rendah, meski dapat tumbuh dengan baik hingga ketinggian sekitar 2500 mdpl. Dapat tumbuh di ketinggian 300 mdpl.

Pohon sawo tahan terhadap kekeringan, salinitas yang agak tinggi, dan tiupan angin keras. Tanah yang paling cocok adalah tanah lempung berpasir yang subur dan berpengairan baik.

Sawo dapat berbunga dan berbuah sepanjang tahun, akan tetapi pada umumnya terdapat satu atau dua musim berbuah puncak.

Sawo akan matang pada umur sekitar 29 minggu. Buah ini biasanya dipanen dengan hati-hati dari tangkainya, ditaruh di atas tanah atau direndam air agar getahnya habis keluar, lalu dicuci dan digosok kulitnya untuk membuang sisik-sisik di bagian luar.

Setiap buah memang ada banyak jenisnya. Salah satunya adalah buah sawo hitam atau lebih populernya black sapote.

Budidaya Black Sapote

Pembaca mungkin jarang bertemu atau melihat buah sawo hitam ini, apalagi di pasar buah?Mengapa, karena buah ini memang masih sulit ditemukan di Indonesia dan memang belum ada perkebunannya sendiri.

Begitu langkanya di Indonesia, buah sawo hitam bahkan jual dengan harga -harga yang tak masuk akal mulai dari harga ratusan hingga jutaan rupiah.

Sawo hitam merupakan buah asal Meksiko. Warna kulit buahnya hijau kekuningan, seperti kulit mangga.

Namun, daging buahnya berwarna cokelat kehitaman. Rasanya juga tidak kalah lezat dengan buah sawo yang biasa kita makan.

Menurut orang-orang yang sudah memakannya, buah sawo hitam ini memiliki rasa yang mirip puding cokelat.

Bibit pohon ini pun masih sulit ditemukan sehingga pembudidayaan tanaman ini sulit dilakukan.

Kebanyakan petani saat ini hanya menanam black sapote di dalam pot. Minimnya bibit pohon, permodalan, hingga lahan menjadi kendala pembudidayaan tanaman buah ini.

“Kesimpulannya harga black sapote saat ini masih tergolong tinggi maka berlakulah hukum ekonomi ketika permintaan tinggi stok dan supplai tidak bisa memenuhi permintaan pasar “.

Dari penelusuran Tim KompasTravel mencoba mencari tahu petani yang menjual buah black sapote. Ternyata tak mudah menemukannya, Pasalnya selama ini kebanyakan petani hanya menjual bibit pohonnya saja, bukan buahnya.

Pada awal Maret 2019 Tim ini sempat menemukan sebuah akun di instagram yang menjual bibit sekaligus buah black sapote. Sekilo black sapote harganya Rp 300.000.

Sebut saja, salah satu petani black sapote asal Wonogiri, Jawa Tengah, Eko Setyawan mengatakan, sangat terbatasnya ketersediaan buah menjadi faktor utama mahalnya harga black sapote.

 “Black sapote ini kan masih langka ya, jadi harganya tinggi. Ini petani di jaringan kami sedang mencoba budidaya black sapote dalam skala besar. Tapi ini masih proses. Kalau sudah jadi mungkin harga black sapote bisa turun,” katanya.

Tak hanya mahal, kamu juga harus bersabar menunggu lama sekitar 2,5 bulan hingga akhirnya mendapatkan buah unik ini.

“Nanti setelah dikirim buah juga harus diperam dulu selama 1 sampai 2 minggu. Kami kirim dalam kondisi mentah,” ujar Eko.

Tinggi pohon sawo hitam bisa mencapai dua meter ketika mulai berbuah. Meskipun berasal dari Amerika Latin, tanaman sawo hitam bisa dikembangkan di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah.

Yang penting, lahannya harus subur dan mengandung unsur hara. Menurut Eko, budidaya sawo hitam biasanya dilakukan dengan pembenihan.

Apabila disimpan dalam kondisi kering, benih tersebut akan berkecambah setelah beberapa bulan. “Selanjutnya, pohon sawo hitam tumbuh subur dengan jarak tanam sekitar satu meter,” ucap dia.

Biji sawo hitam lumayan banyak, tapi hanya sekitar 60% yang bisa dijadikan bibit tanaman. Saat pertama kali dipupuk, usahakan diberi pupuk kandang.

Selanjutnya, pemupukan dilakukan sekali dalam setahun.

Buah sawo hitam baru mulai terasa empuk setelah satu atau dua minggu dipanen. Sawo hitam akan berubah warna dari hijau menjadi cokelat kehitaman dan lebih kusam ketika matang.

Berbeda dengan Eko, Parta Suhanda, pemilik Angel Nursery asal Bogor, Jawa Barat menambahkan, sawo hitam juga bisa diperbanyak dengan cara dicangkok atau melalui sambungan pucuk. “Supaya cepat, tanaman ini juga bisa dibudidayakan dengan sambungan mata di atas batang bawah,” tuturnya.

Melalui sambungan pucuk, sawo hitam bisa berbuah lebih cepat. Kalau biasanya sawo hitam baru berbuah setelah dua tahun, dengan sistem cangkok bisa berbuah.

Kata Parta, sawo hitam tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas. Untuk menanam sekitar 10 pohon, cukup lahan seluas 200 meter persegi.

Bagaimana, kamu tertarik berburu black sapote? Jangan menyerah ya pembaca, Bagi kamu yang tinggal di daerah Jakarta, Bogor dan sekitarnya. Untuk menemukan black sapote hingga bibitnya kamu bisa mengunjungi tempat yang satu ini Leuweung Geledegan Ecolodge namanya.

Di Leuweung Geledegan kamu akan di berikan pengalaman dan edukasi tentang beragam jenis buah-buahan langka seperti buah black sapote. Di resort tematik yang berlokasi di Bogor selatan ini banyak tanaman buah-buahan langka yang dmulai dibudidayakan semata-mata agar masyarakat dan generasi milenial lebih mencintai lingkungan dan belajar banyak tentang buah-buahan.

Tabulampot Sawo

Melalui cara budidaya di dalam pot (Tabulampot) buah sawo akan terus berbuah tanpa musim. Sawo adalah tanaman yang mudah dibuahkan dalam pot.

Perlakukan sawo dalam pot dengan pemumpukan teratur dan pasokan air yang cukup maka bunga bakal bermunculan di setiap pucuknya tak lama akan lebih cepat berbuah, bahkan akan selalu muncul berkali-kali selama 9 bulan, tentunya harus ditunjang juga dengan syarat lingkungannya.

Budidaya dalam pot pada umumnya berasal dari cangkokan, teknik mencangkoknya pun hampir sama dengan tanaman lain. Cangkokan baru bisa dipindahkan dari pohon induknya selama 2,5 bulan.

Jika anda memilih bibit sawo pilihlah batang utamanya yang berukuran besar dengan diameter 2 cm atau lebih nantinya akan berbentuk Tajuk seperti payung yang berfungsi untuk memaksimalkan penerimaan sinar matahari.

Manfaat Buah Sawo

Sawo disukai terutama karena rasanya yang manis dengan daging buahnya yang lembut.

Kebanyakan buah sawo manila dimakan dalam keadaan segar. Akan tetapi sawo dapat diolah menjadi makanan olahan dicampurkan ke dalam es krim, atau dijadikan selai.

Sari buah sawo dapat dipekatkan menjadi sirup, atau difermentasi menjadi anggur atau cuka. Pada getahnya dapat dijadikan lem ataupun pernis.

Di Amerika, getah sawo dikentalkan menjadi chicle yang merupakan bahan permen karet alami. Getah ini juga diolah menjadi aneka bahan baku industri sebagai pengganti getah perca dan bahan penambal gigi.

Kayu sawo berkualitas bagus, tergolong kayu keras dan berat, dengan tekstur halus dan pola warna yang menarik. Kayu ini terutama disukai sebagai bahan perabot dan ukir-ukiran, termasuk untuk pembuatan patung, karena sifatnya yang mudah dikerjakan dan mudah dipelitur dengan hasil yang baik.

Kayu sawo memiliki keawetan yang baik, tahan terhadap serangan jamur dan serangga. Kayu ini juga merupakan favorit anak-anak di Jawa untuk membuat gasing.

Kulit kayunya menghasilkan tanin, yang secara tradisional digunakan nelayan sebagai bahan pencelup (ubar) layar dan alat pancing.

Beberapa bagian pohon sawo juga digunakan sebagai bahan obat tradisional untuk mengatasi diare (tanin yang terkandung pada kulit batang), demam (tanin dan biji), dan bahan bedak untuk memulihkan tubuh sehabis bersalin (bunga).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *