Buah Kemang yang Menghilang

Jika menyantap sajian makanan sunda pastinya pemburu kuliner akan menjumpai lalapan. Salah satu jenis lalapan andalan orang sunda adalah dari Biji buah kemang sering dimakan dengan diiris-iris tipis dan setelah dibumbui dan ditambahi kecap.

Sedangkan daun kemang yang masih muda sering dijumpai dipergunakan oleh masyarakat Sunda sebagai lalapan, namun sajian lalapan seperti itu sudah langka dijumpai lagi.
Namun jangan kecil hati dulu ya bagi pecinta hortikultura,kini bisa menyambangi salah satu tempat konservasi tanaman langka di resort tematik kawasan Bogor Selatan, Leuweung Geledegan Ecolodge.

Kemang (Mangifera kemanga) merupakan tanaman yang mulai langka di Indonesia. Buah ini masih berkerabat  dengan pohon sejenis mangga.

Pohon kemang kini telah ditetapkan sebagai flora identitas kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sayangnya, tumbuhan ini mulai langka dan sulit ditemukan.
Tanaman kemang yang makin langka ini sering kali dianggap sebagai spesies yang sama dengan binjai, namun sejumlah pakar memisahkannya dalam jenis yang berbeda.

Flora identitas kabupaten Bogor ini mempunyai nama Indonesia, kemang. Di daerah Kalimantan Timur sering disebut sebagai palong sedangkan berdasarkan nama ilmiah, kemang dinamai Mangifera kemanga yang bersinonim dengan Mangifera polycarpa danMangifera caesia.

Bunga kemang (Mangifera kemanga) berwarna merah muda pucat dan beraroma harum. Buah kemang , berbentuk bulat telur terbalik sampai lonjong dengan kulit buah tipis dan berwarna coklat kuning suram apabila masak.

Daging buah kemang berwarna keputihan, lunak, berair dan berserat. 
Aroma buah kemang sangat khas dan tajam sedangkan rasa buahnya mulai asam sampai manis. Biji kemang jorong sampai lanset.

Musim berbunga pohon kemang dimulai bulan Oktober sampai Desember. Sedang musim berbuahnya terjadi pada musim penghujan yaitu mulai bulan November sampai Maret.

Habitat, Persebaran, dan Pembudidayaan. Pohon kemang umumnya tumbuh di dataran rendah di daerah tropika basah di bawah ketinggian 400 m dpl. walaupun dapat dijumpai juga hingga ketinggian 800 m dpl. Tanaman penghasil buah langka ini memerlukan persebaran curah hujan yang merata sepanjang tahun dan tumbuh baik di pinggiran sungai yang secara berkala tergenang air.


Pohon langka kemang ini tersebar secara alami di semenanjung Malaya, Sumatera, Kalimantan, dan Jawa terutama bagian barat.
 Di sekitar Kabupaten Bogor, tumbuhan ini banyak dibudidayakan sehingga tidak mengherankan jika kemudian berdasarkan SK Bupati Nomor 522/185/kpts/Huk/1996, kemang ditetapkan sebagai flora identitaskabupaten Bogor. Konon, nama daerah Kemang di Jakarta juga bermula dari banyak dijumpainya tumbuhan ini di daerah tersebut pada masa silam.

Kemang biasanya ditanam di pekarangan dan di kebun-kebun serta di pinggiran/bantaran sungai. Perbanyakan tanaman kemang tidak terlalu sulit, umumnya dengan cara mengecambahkan bijinya. Namun dimungkinkan juga dengan cara enten.

Pemanfaatan. Kemang banyak dimanfaatkan buahnya yang dimakan segar ketika buah telah masak. Buah langka ini juga dijadikan campuran dalam es buah atau digunakan juga sebagai bahan pembuatan sirup (sari buah).

Potensi Pasar dan Pengalaman Pembudidaya

Buah kemang (wani) menjanjikan keuntungan besar bagi petani. Harga jual buah wani tergolong tinggi dan relatif stabil. Selain itu budi daya juga cukup mudah dan tidak membutuhkan perawatan ekstra.

Made Sudarma, petani asal Desa Suwug,  Sawan, Buleleng memaparkan, pohon wani saat ini mulai langka. Meski demikian, Buleleng masih menjadi sentra produksi buah wani. “Masih banyak petani di Buleleng yang mempertahankan tanaman buah wani. Tetapi memang jumlah pohon yang ditanam tidak terlalu banyak,” ungkapnya.

Buah kemang dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang subur dan memiliki drainase yang baik. Umumnya pohon buah kemang tumbuh di daerah dengan ketinggian 300-500 meter di atas permukaan air laut. 
Dalam budi daya nya petani harus pandai memilih bibit. Kualitas bibit sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas buah yang dihasilkan.

Setelah mendapat bibit unggul, untuk memulai budi daya pemilihan lokasi yang tepat juga penting. Tanaman wani membutuhkan tanah yang benar-benar subur, kemudian lakukan pengolahan tanah. Jarak tanam yang baik untuk pohon wani adalah 8-10 meter, karena pohon wani akan tumbuh besar dan rimbun.
“Untuk budi daya, yang harus dilakukan adalah membuat lubang tanam sekitar 30 cm. 
Kemudian beri pupuk kandang, dan diamkan selama 5 hari supaya racun dalam tanah menguap, setelah itu bibit bisa ditanam, ” tuturnya.

Pohon Kemang membutuhkan sinar matahari sepanjang hari. Penyiraman dapat dilakukan bila kondisi tanah kering. “Agar tanaman subur dan cepat berbuah lakukan pemupukan dua bulan sekali dengan pupuk kandang karena pohon wani lebih menyukai unsur organik,” tandasnya.

Pohon Kemang  berbuah setahun sekali dengan buah yang lebat seperti halnya pohon mangga. 
Namun hal tersebut kembali pada kondisi kesuburan tanah. “Makanya pemupukan dengan pupuk organik sangat penting dilakukan. Tetapi kebanyakan petani hanya menanam dan tidak melakukan perawatan, jadi buah yang dihasilkan biasanya kurang maksimal,” ungkapnya.

Kemang biasanya berbunga pada Juni sampai Desember dan masak buah pada September sampai Maret. “Tetapi sekarang mungkin karena ada perubahan iklim, itu sangat berpengaruh pada musim panen. Maret ini petani baru mulai panen, padahal biasanya sudah merupakan penghabisan musim,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *