Buah Ajaib (Miracle Fruit )

Dari namanya saja dalam imajinasi kita akan membangkitkan appetizer tersendiri, Ya inilah buah ajaib (miracle fruit) nama ilmiahnya adalah Synsepalum dulcificum.

Tanaman buah ini menakjubkan jika dimakan akan menyulap makanan asam menjadi terasa manis. Buah buni memiliki kandungan gula yang rendah dan wangi manis.

Mengapa, peristiwa ini terjadi, senyawa kimia ini disebabkan oleh glikoprotein dan menghasilkan mirakulin. zat ini mengubah bentuk protein pada lidah kita yang disebut reseptor rasa manis.

Tiba-tiba, rasa asam terasa menjadi rasa yang manis. saat digigit molekul mengikat pada pengecap lidah kita, wow benar-benar ajaib ya pembaca yang budiman.

Tumbuhan ini adalah tanaman asli yang berasal dari Afrika barat, Dahulu selama berabad-abad masyarakat Afrika Barat punya kebiasaan mengunyah buah ajaib sebelum makan. Kebiasaan itu demi mendapatkan rasa manis yang tak biasa sebelum memakan makanan yang asam.

Budidaya

Menurut para pakar dan pecinta berkebun tanaman langka di kawasan Bogor budidaya tanaman buah ini sangat sulit untuk dibudidaya tingkat keberhasilannya mencapai 70%, ujar Wawan.

Sedangkan kolektor pecinta tanaman langka sekaligus penangkar di Bogor Ricky Hadimulya dan Gunawan widjaja menyebut justru sebaliknya.  Dengan metode stek tingkat keberhasilan hanya 20–30%,” imbuh Ricky dan Gunawan.

Keduanya sepakat lebih memilih memperbanyak beri manis itu dengan biji. Padahal, miracle fruit asal biji baru berbuah setelah berumur 2 tahun.

Tak perlu khawatir dengan tingkat kesulitan asal jangan ada kata menyerah, berikut tips membudidayakan yang dihimpun tim trubus online versi kang Wawan ;

Potong batang dengan menggunakan gunting posisi miring. Tujuannya agar luas penampang melintang batang lebih luas. Dengan begitu jumlah akar yang dihasilkan lebih banyak. Gunakan gunting yang steril.

Potong sebagian daun agar tanaman masih bisa berfotosintesis tapi terhindar dari penguapan berlebih.

Rendam potongan batang dalam larutan zat penumbuh akar selama 15 menit

Tanam setekan dalam media campuran cocopeat dan pupuk organik dengan perbandingan 1:2. Sebelumnya siram media hingga basah.

Simpan setekan di tempat teduh seperti di bawah pohon atau naungan jaring peneduh

Siram tanaman dengan air dan campuran vitamin B1 seminggu sekali. Dua pekan berselang mulai tumbuh akar. Penyiraman dengan B1 dilakukan sampai tumbuh tunas baru.

Setelah 2 bulan, setekan sudah siap dipindahtanamkan ke media baru berupa campuran tanah, sekam, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1

Potensi dan Pasar Miracle Fruit

Saat ini tanaman miracle fruit alias buah ajaib memang happening. Tiba-tiba tanaman buah langka ini menjadi populer berkat khasiat dan kemampuannya mengubah rasa di lidah menjadi manis.

Menurut penelitian pendek buah ini ini dipercaya bisa membantu penderita diabetes. tak hanya itu komoditas asal Afrika Barat ini gencar diburu kolektor tanaman karena tergolong tanaman langka. 

Kepala Pemasaran Sentra Tani Bogor, Jawa Barat Deni Hadian mengutarakan, Sebenarnya budidaya buah ajaib tergolong mudah. Tanaman ini mudah tumbuh karena memerlukan air dalam jumlah banyak.

Sesuai habitat aslinya di Afrika, cuaca di negara tersebut sangat cocok dikembangkan di daerah yang cuacanya panas. Namun harus diingat, lahannya harus subur terlebih dahulu artinya sebelum ditanam, tanahnya harus digemburkan terlebih dahulu,papar Deni.

”Penyiraman cukup dua kali kali sehari jika panas, dan jika musim hujan tidak perlu disiram,“ tambah Deni.

Tanaman ini juga tidak memerlukan lahan yang luas bahkan bisa dibudidayakan dengan menggunakan pot saja. Soalnya, miracle fruit  tergolong tanaman buah yang mudah dibudidayakan bisa diaplikasiakan di lahan rumah sekalipun, jarak tanam antar pohon minimal 2 x 1 meter persegi (m²). 

Potensi pasar dan peluang usaha budidaya buah ini sangat besar, Pebudidaya asal Bogor, Dian Lestari sudah membudidayakan miracle fruit sejak tiga tahun silam.

Pemilik Harvin Green di Bogor ini tertarik membudidayakan tanaman ini, karena mulai banyak dicari orang. Di sisi bisnis belum banyak yang melirik tanaman ini terlebih harga jual yang terbilang tinggi.

Dian menjual satu bibit miracle fruit ukuran 20-30 cm seharga Rp 85.000. Sementara, bibit setinggi 50 cm dibanderol Rp 125.000. Adapun, tanaman yang sudah berbuah dilego Rp 250.000 hingga Rp 500.000 per pohon. 

Omzetnya bisa mencapai Rp 10 juta sebulan dari menjual satu jenis tanaman unik ini,kata Dian.

Sementara, Deni bilang, Sentra Tani Bogor mematok harga berdasarkan ukuran dan usia tanaman. Rentang harganya Rp 250.000-Rp 1 juta. Makin tua pohonnya, harganya kian mahal. “Paling mahal 1,2 meter, berumur tujuh tahun,” ungkap Deni.

Ia juga menjual ukuran bibit 10-15 cm seharga Rp 50.000. Lantaran makin populer, Sentra Tani Bogor bisa menjual hingga 50 pohon sebulan. Dari tanaman ini saja, bisa menghasilkan omzet Rp 13 juta, dengan laba bersih 35%.

Menurut Deni, mayoritas pembeli merupakan kolektor tanaman yang berasal dari Jabodetabek, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali.

Sekali lagi perlu ketelatenan, Tanaman ini cukup lama berbuahnya perlu waktu sekitar tiga hingga empat tahun menunggu tanaman ini berbuah.

Untuk mulai menanamnya, anda tak perlu mengimpor biji buah ini di kawasan Bogor Selatan ada resort tematik yang memanjakan keluarga sambil berwisata anda akan mendapatkan edukasi tentang berbagai jenis tanaman buah langka di sini pun menyediakan bibit buah termasuk miracle fruit yang mulai di budidayakan di leuweung geledegan ecolodge.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *